widyantoro-menjadi-asisten-pelatih-psis-semarang

Widyantoro menjadi asisten pelatih PSIS Semarang

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Widyantoro menjadi asisten pelatih PSIS Semarang

Widyantoro kini secara resmi mengisi jabatan sebagai asisten pelatih dari PSIS Semarang, pada Senin (14/1/2019). Mantan pelatih dari Persis Solo ini dengan sepakat menerima tawaran dari manajemen klub dengan julukan Mahesa Jenar itu untuk mendampingi pelatih kepala yaitu Jafri Sastra.

Sebelumnya, pihak manajemen PSIS sudah merencanakan dengan mengumpulkan para legendanya masuk kedalam jajaran tim pelatihnnya. Daan saat ini, Widyantoro yang pernah berseragam PSIS di era Ligina mengamankan posisi asisten pelatih.

“Kemarin kami ada rencana akan merekrut legenda PSIS untuk bisa gabung, coach Wiwid salah satu kandidatnya. Sekarang coach Wiwid resmi jadi asisten pelatih PSIS selama satu musim,” ungkap General Manager PSIS yaitu Wahyu Winarto.

Gayung pun bersambut, Widyanto membenarkan telah resmi gabung mantan klubnya tersebut. “Saya menerima tawaran dari PSIS untuk mengumpulkan para mantan pemainnya di tim pelatih. Saya lihat ada peluang di posisi asisten pelatih, tentu saya juga ingin banyak belajar dari coach Jafri Sastra,” terang Widyantoro, pada Senin (14/1/2019) siang.

Pria yang biasa dipanggil dengan sebutan Wiwid ini mengungkapkan pertimbangannya dengan memilih klub PSIS Semarang. Dia ingin ada kepastian di pekerjaannya. Wiwid tak akan membantah sempat dikait-kaitkan untuk bertahan di Persis Solo. Tetapi, hingga saat ini tidak ada kabar kelanjutan untuk dirinya. Selain itu, PSIS yang masih bermain di Magelang, membuat dirinya dekat dengan keluarga.

“Pertimbangannya adalah saya mencari kepastian meski sempat ada komunikasi dengan Persis Solo. Selain itu bergabung dengan PSIS juga dekat dengan keluarga, bisa ikut menjaga anak saya yang sakit. Sebagai mantan pemain PSIS, tentu saya masih punya ikatan batin di tim ini,” imbuh pria yang berdomisili di Prayudan, Magelang ini.

Wiwid membesut Persis Solo sejak musim 2013. Prestasi besar yang diraih dengan menahkodai Persis adalah berhasil membawa Laskar Sambernyawa lolos ke babak delapan besar di musim 2014 dan 2017. Pelatih berlisensi B AFC ini sempat menerima sanksi dari PSSI selama satu tahun pada musim 2018.

Kedatangan Wiwid ke PSIS Semarang semakin membuat kental aroma mantan Persis Solo yang berkumpul di tim Mahesa Jenar. Jafri Sastra dan juga pelatih fisik Budi Kurnia merupakan ‘buangan’ dari Persis Solo sejak pertengahan musim 2018 kemarin.