rudy-eka-priyambada-menjadi-pelatih-fisik-persebaya

Rudy Eka Priyambada menjadi pelatih fisik Persebaya

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Rudy Eka Priyambada menjadi pelatih fisik Persebaya
rudy-eka-priyambada-menjadi-pelatih-fisik-persebaya

Kedatangan sosok dari Rudy Eka Priyambada sebagai pelatih fisik untuk Persebaya Surabaya cukup mengejutkan publik. Alasannya, pelatih yang masih muda dengan usia 36 tahun itu telah berlisensi kepelatihan AFC A dan juga pernah beberapa kali menjadi pelatih kepala.

Rudy kini telah masuk kedalam staf kepelatihan di bawah pimpinan Djadjang Nurdjaman. Kehadiran dari sosok Djanur tersebut rupanya menjadi salah satu pemicu Rudy berani menerima tawaran menjadi pelatih fisik bagi tim dengan julukan Bajul Ijo tersebut. Dia ternyata hanya ingin belajar dari gaya kepimpinan Djanur.

“Pertimbangan saya adalah karena usia saya masih muda, 36 tahun. Saya pikir saya perlu belajar lagi karena telah menjadi pelatih kepala dalam tiga tahun terakhir,” kata pria yang di musim lalu menjadi pelatih kepala untuk PS Tira itu, pada Kamis (9/1/2019).

“Saya ingin belajar lagi untuk bisa menambah ilmu. Saya ingin belajar gaya kepemimpinan coach Djanur seperti apa. Dengan suporter yang banyak (Bonek) itu menjadi daya tarik buat saya,” imbuh pria asal Jakarta itu.

Rudy dikenal sebagai sosok pelatih usia muda yang cukup berpengalaman. Dia juga pernah menjadi asisten pelatih yang berasal dari Swedia yaitu Stefan Hansson, pada saat berada di Mitra Kukar di tahun 2014. Selain itu, dia juga pernah menimba pengalaman di Bahrain.

“Terus terang saya bersyukur dapat kesempatan di Mitra Kukar bersama asisten Stefan Hansson. Scott Cuper juga dulu (di Mitra Kukar) dari Buriram. Di Bahrain, saya bersama Ali Asoor membantu dia,” ujarnya.

“Dalam kebetulan di sana saya juga belajar menjadi pelatih fisik. Dengan pengalaman itu bisa diterapkan di Persebaya Surabaya. Pemain sebenarnya juga sudah mandiri, tapi saya memantau kegiatan fisik mereka,” ucapnya.