Tanggal Jam Pertandingan
Rabu, 17 April 2019 01:45 Brighton & Hove Albion vs Cardiff City
Kamis, 18 April 2019 00:00 Nantes vs Paris Saint-Germain
Kamis, 18 April 2019 00:00 Lazio vs Udinese

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru atau LIB, menegaskan jika kehadiran CEO PT LIB yaitu Risha Adi Wijaya, dalam pemeriksaan oleh c pada Kamis (3/1/2019), bukan dalam rangka pengusutan pengaturan skor yang diduga terjadi di laga Liga 2 antara PSS Sleman dan Madura FC.

PT LIB menegaskan jika kehadiran Risha untuk memenuhi pemanggilan Satgas Anti-Mafia Bola yang hanya untuk menjelaskan posisi PT LIB dan juga tugasnya dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

PT LIB melihat kabar pemanggilan yang dilakukan oleh Satgas Anti-Mafia Bola tidak sesuai dengan fakta yang sudah beredar. Kabar yang sudah tersebar luas menyatakan panggilan Satgas Anti-Mafia terhadap PT LIB adalah untuk mengusut pengaturan skor pertandingan PSS Sleman dan Madura United, di mana PT LIB diklaim terlibat kasus tersebut.

CEO PT LIB yaitu Risha Adi Wijaya, dan juga COO PT LIB yaitu Tigorshalom Boboy, meluruskan pemanggilan dari Satgas Anti-Mafia Bola kepada operator kompetisi adalah untuk memberikan keterangan tentang fungsi dan tugas dalam kompetisi sepak bola Indonesia dan tidak sampai ke ranah penyidikan terkait pertandingan yang diduga ada pengaturan skor seperti dalam laga PSS kontra Madura FC.

“Pokok-pokok yang kami sampaikan adalah seputar PT LIB, fungsi dan tugasnya, seperti anggaran dasar, lalu pemegang saham, direksi dan kemudian masuk ke ranah pengelolaan kompetisi, seperti siapa perangkat yang bertugas dalam sebuah pertandingan. Kami juga sudah menyampaikan dari mana pendanaan PT LIB, sponsor dari mana saja, termasuk pengelolaan anggaran. Kami berikan bukti yang otentik dan data yang valid,” ujar Risha Adi Wijaya di Kantor PT LIB, pada Jumat (4/1/2019).

“Secara keseluruhan PT LIB menjelaskan seperti apa tugasnya. Kami jelaskan gamblang hubungan dengan PSSI dan dalam proses pemberian keterangan tidak menyinggung spesifik terhadap pertandingan tertentu,” lanjut Risha.

COO PT LIB yaitu Tigorshalom Boboy, juga menegaskan jika kabar yang sudah beredar luas itu tidak benar. Tigor menegaskan Direktur Utama PT LIB yaitu Berlinton Siahaan, dan juga Risha Adi Wijaya datang untuk pemberian keterangan dalam proses penyidikan, dan bukan untuk proses penyidikan.

“Banyak yang mengatakan PT LIB sudah masuk proses pemeriksaan. Pak Berlinton dan Pak Risha datang hanya diminta untuk membantu proses penyelidikan, di mana mereka dimintai keterangan,” tegas Tigorshalom di tempat yang sama.

“Nanti dari proses penyelidikan baru naik ke proses penyidikan, dalam hal ini status terperiksa menjadi saksi atau tersangka. Jadi ini yang perlu kami jelaskan karena ada berita yang menganggap kami diduga terlibat pengaturan skor. Ini masih proses penyelidikan, bukan penyidikan. Kalau pun nanti naik ke penyidikan dan PT LIB dipanggil lagi, kami siap memenuhi panggilan. Kami dipanggil kemarin murni hak kepolisian, kami sebagai warga negara tentu memenuhi undangan, tidak dalam status apa pun,” tutur Tigor.

April 24, 2019
Sebuah kabar mengejutkan sekarang ini berhembus dari klub sepakbola AC Milan Pelatih...
April 24, 2019
Keinginan dari klub sepakbola Chelsea untuk amankan masa depan dari Callum...
April 24, 2019
Sebuah kabar baik berhembus dari klub sepakbola Manchester United Kesempatan dari...
April 24, 2019
Asa Inter Milan untuk memperoleh tanda tangan dari pemain Emerson Palmieri pada...
April 24, 2019
Musim 2018/19 ini adalah bencana untuk klub sepakbola Real Madrid Mereka dipastikan...
April 23, 2019
Manchester City kelihatannya akan pecahkan rekor transfer mereka pada musim...
Tanggal Jam Liga Pertandingan Stasiun TV
Kamis, 11 April 2019 00:00 Serie A Lazio vs Udinese
Sabtu, 13 April 2019 00:30 SUPER LIGA Bursaspor vs Trabzonspor
Sabtu, 13 April 2019 01:00 Eredivisie NAC Breda vs Emmen