persis-solo-resmi-laga-kandangnya-di-stadion-maguwoharjo

Persis Solo resmi laga kandangnya di Stadion Maguwoharjo

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Persis Solo resmi laga kandangnya di Stadion Maguwoharjo

Manajemen Persis Solo akhirnya telah memilih Stadion Maguwoharjo Sleman sebagai kandang baru untuk nantinya menjalani kompetisi Liga 2 musim 2019. Kepastian ini sudah ditentukan setelah manajemen Persis menggelar rapat, pada Selasa (5/2/2019) siang.

“Kami mewakili pemilik klub, mengumumkan bahwa Stadion Maguwoharjo, Sleman dipilih menjadi kandang dari Persis Solo untuk sementara waktu. Karena Stadion Manahan baru bisa dipakai akhir September dan awal Oktober,” kata Sekjen Persis Solo yaitu Dedi M Lawe pada saat menggelar jumpa pers di Mes Persis, pada Selasa (5/2/2019).

Sebelumnya, Persis mengumumkan jika mereka akan melakukan laga kandang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Beberapa waktu yang lalu manajemen Persis juga hampir memastikan bahwa mereka akan berkandang di Bekasi.

Tetapi terjadi gelombang protes yang disuarakan oleh suporter Persis dan hingga Wali Kota, yang membuat keputusan untuk menjalani laga kandang di Bekasi dianulir. Dua pekan lalu, ratusan supporter setia Persis yaitu Pasoepati, berdemo dengan melakukan long march, yang menuntut agar Persis tidak bermain hingga ke Bekasi yang memang jaraknya sangat jauh dari Kota Bengawan.

Manajemen Persis pun mengklaim telah berkoordinasi dengan para pengurus PSS serta pengelola Stadion Maguwoharjo. Sebelum membuat keputusan untuk berkandang di Stadion Maguwoharjo, manajemen Persis juga sempat berkeliling mencari stadion alternatif mereka.

Beberapa Stadion di sekitar wilayah karesidenan Surakarta juga telah ditinjau untuk menjadi venue alternatif. Mulai dari Stadion Trikoyo Klaten, Stadion Taruna Sragen, serta kandang pada musim lalu yaitu Stadion Wilis Madiun.

“Jadi kami sudah memutuskan menggunakan Stadion Maguwoharjo sampai bisa menggunakan Stadion Manahan. Di sana nanti hanya untuk bertanding. Sementara mes, latihan, dan aktivitas lainnya tetap di Solo,” tandas Dedi M Lawe.