permintaan-maaf-edy-rahmayadi-jika-timnas-indonesia-gagal-berprestasi

Permintaan maaf Edy Rahmayadi jika Timnas Indonesia gagal berprestasi

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Permintaan maaf Edy Rahmayadi jika Timnas Indonesia gagal berprestasi

Kini Edy Rahmayadi meminta maaf setelah membuat keputusan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Dia merasa jika selama ini menjadi ketua umum PSSI telah gagal mewujudkan mimpi masyarakat Indonesia, yaitu membawa Timnas Indonesia berprestasi.

“Saya mohon maaf, titip salam kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Edy Rahmayadi di acara kongres tahunan PSSI di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Minggu (20/1/2019).

“Sampai tahun kedua, saya tidak mampu mewujudkan itu. Bahkan, apa yang kami gariskan terjadi di luar yang kita inginkan,” tambah pria yang telah menjabat sebagai ketua umum PSSI sejak 2016 itu.

Menurut Edy, sudah banyak persoalan yang hingga kini menimpa PSSI. “Mulai dari konflik suporter dengan pemain sampai terjadi korban. Ada yang menyalahi hukum, pengaturan skor, dan sebagainya,” papar mantan Pangkostrad itu.

Selama 32 tahun berkarier di berbagai organisasi, Edy mengaku jika PSSI adalah organisasi yang paling berat untuk diurus. “PSSI inilah yang paling berat yang saya alami. Jadi, mudah-mudahan ketua ke depan itulah orang yang masuk surga, Insya Allah,” ucapnya.

“PSSI ini milik rakyat seluruh Indonesia yang diwakilkan kepada kita. Saya mohon maaf amanah yang diberikan rakyat, saya tidak mampu lakukan ini. Ini yang pertama yang ingin saya sampaikan,” kata Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi menegaskan jika dalam mengurus PSSI, terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan. Pertama merupakan skill, dan yang kedua adalah loyalitas.

“Kalau dia mempunya skill tapi tak memiliki loyalitas, tidak guna organisasi. Begitu juga sebaliknya, karena dia harus berjalan bersama-sama,” terangnya.

Edy Rahmayadi mengungkapkan bahwa ada kelompok yang menggelar pertemuan di luar PSSI untuk menyoroti kinerjanya. “Tolong hentikan itu karena ini rumah PSSI yang besar. Kita besarkan PSSI,” ujarnya

“Demi Allah bukan karena saya mengalah atau menyerah, tapi kepentingan bangsa ini segalanya untuk saya,” tegas Edy terkait keputusannya untuk mundur sebagai ketua umum PSSI.