perginya-stefano-cugurra-teco-membuat-persija-mencari-pelatih-asing

Perginya Stefano Cugurra Teco membuat Persija mencari pelatih asing

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Perginya Stefano Cugurra Teco membuat Persija mencari pelatih asing

Stefano Cugurra Teco telah membuat keputusan untuk tidak melanjutkan kariernya sebagai pelatih di Persija Jakarta melalui media sosial miliknya, pada Jumat (4/1/2019). Manajemen Persija Jakarta pun bergerak dengan cepat untuk mencari pengganti pelatih yang sudah membawa Persija meraih juara di kompetisi Liga 1 musim 2018.

Direktur Utama Persija yaitu Gede Widiade, mengungkapkan jika dari pihaknya membidik satu dari dua pelatih asing, yaitu antara Alfred Riedl atau Ivan Kolev.

Teco mengunggah sebuah video, yang didalam video itu memberikan penghormatan kepada The Jakmania. Dalam caption unggahannya tersebut, Teco menuliskan “Tugas saya sama club Persija Jakarta sudah selesai tangal 31 December,” yang kemudian dilanjutkan dengan empat poin ucapan terima kasih.

Terdapat dua alasan mengapa Teco membuat keputusan untuk pergi dari Persija menurut Gede Widiade.

Yang pertama, Teco memilih keluar karena merasa telah berhasil mempersembahkan 3 trofi bagi Persija Jakarta. 3 trofi tersebut adalah memenangi Piala Presiden 2018, turnamen Boost Sports Super Fix Cup 2018 dan Liga 1 2018.

Alasan kedua, Teco memilih keluar karena telah menerima tawaran klub lain. Gede Widiade menuturkan jika Teco telah memilih berlabuh ke klub lain, meski Direktur Utama Persija itu enggan menyebutkan nama klubnya.

Keputusan yang sudah dibuat oleh Teco tidak ingin diambil pusing oleh manajemen Persija. Gede Widiade dengan tegas jika pihaknya sudah mengerucutkan calon pengganti dari Teco. Dua nama pelatih asing disebutkannya dalam proses penawaran kerja.

“Saat ini namanya sudah mengerucut dan finalnya pada 11 atau 12 Januari. Saya sudah melakukan pendekatan, dan saya berkeinginan untuk meminta kepada pemegang saham Persija untuk pelatih baru, antara Alfred Riedl dan Ivan Kolev,” ujar Gede Widiade pada saat ditemui di kediamannya pada Jumat malam (4/1/2019).

Pengalaman dari dua pelatih asing yang berasal dari Eropa Timur itu dengan sepak bola Indonesia menjadi tolok ukur utama Persija membidik kedua pelatih tersebut.

“Saya mengidolakan cara melatih mereka. Saya melihat bagaimana mereka memperlakukan pemain seperti anak sendiri. Saya melihat bagaimana Riedl merangkul pemain, begitu pula dengan cara Kolev. Saya suka cara mereka melatih, dan saya sudah mengirimkan surat penawaran,” lanjutnya.

Dengan keputusan final terkait pelatih yang baru pada 11 atau 12 Januari, Persija tetap akan memulai latihan tanpa pelatih kepala seperti rencana awal. Persija memulai latihan perdana pada Senin (7/1/2019).