penyerang-baru-arema-dengan-julukan-gladiator

Penyerang baru Arema dengan julukan Gladiator

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Penyerang baru Arema dengan julukan Gladiator
penyerang-baru-arema-dengan-julukan-gladiator

Pemain baru yang berposisi sebagai penyerang Arema yaitu Robert Lima Guimaraes, kini mempunyai julukan yang unik, yakni Gladiator atau yang biasa dikenal sebagai petarung. Julukannya itu bahkan melekat dan menjadi plesetan nama belakangnya sejak bermain di Brasil.

Dari nama yang aslinya Guimaraes menjadi Gladiator. Beberapa rekan barunya di Arema sempat bingung untuk memanggil namanya pada sesi latihan perdana di Stadion Gajayana, Kota Malang (10/1/2019). Saat dipanggil dengan nama tengahnya yaitu Lima, responsnya agak terlambat dengan panggilan tersebut.

Tetapi, ketika seseorang dari ofisial Arema memanggilnya dengan sebutan Gladiator, dia pun langsung merespons cepat dengan senyuman. Ternyata dia memang lebih akrab dengan panggilan tersebut.

“Di Brasil banyak nama Lima. Tapi, hanya satu Gladiator. Hehe… Saya lupa kapan pastinya dapat julukan itu. Tapi, rasanya terhormat karena sesuai dengan cara bermain saya. Ngotot, fight, dan siap berduel kapan pun,” jelas pemain yang kini berusia 32 tahun tersebut.

Jika dilihat dari segi postur juga memperlihatkan kalau dia tangguh dalam berduel. Meski badannya tidak tinggi, badannya berotot. Cocok dengan kriteria striker yang dibutuhkan oleh tim dengan julukan Singo Edan itu. Aremania juga senang dengan pemain yang ngeyel. Apabila dia resmi dikontrak, tentu Lima akan menjadi idola baru bagi Aremania.

Hanya saja, kualitasnya untuk saat ini masih belum terlihat dikarenakan dia baru saja mendarat di Malang beberapa jam sebelum latihan kemarin. Saat ini fokus latihan Arema juga masih pemulihan fisik. Tidak banyak dari sesi game yang bisa memperlihatkan kemampuannya.

Kendati demikian, Arema optimistis jika Lima bisa tampil seperti ekspetasi bermainnya yang terekam dalam Youtube. Terutama pada saat bermain di Kuwait bersama dengan Al Shabab. Meski melawan pemain belakang yang punya postur jangkung, dia masih tangguh dalam berduel.

“Saya akan berusaha untuk berguna bagi tim. Itu yang paling penting,” ujarnya.