manuchekhr-dzhalilov-mendapat-pujian-dari-pelatih-persebaya

Manuchekhr Dzhalilov mendapat pujian dari pelatih Persebaya

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Manuchekhr Dzhalilov mendapat pujian dari pelatih Persebaya

Pemain asing baru Persebaya yaitu Manuchekhr Dzhalilov, mendapatkan pujian dari pelatihnya yaitu Djadjang Nurdjaman, pada saat berlatih di Lapangan Jenggolo, Sidoarjo, pada Jumat (8/2/2019) pagi. Dia dinilai langsung cocok dengan rekan-rekan tim barunya itu.

Gelandang yang berasal dari Tajikistan itu sudah mengikuti sesi game dalam latihan tersebut. Dzhalilov aktif bergerak dengan membawa bola selama berada di lapangan.

Mobilitasnya dalam membawa bola ternyata memudahkan pemain lain untuk mencari ruang tembak. Salah satunya Amido Balde, striker yang berasal dari Guinea-Bissau, yang mulai mencoba untuk bekerja sama dengan Dzhalilov.

“Saya senang melihat Manu (Dzhalilov) sudah langsung klop dan bermain dengan semangat tinggi. Pemain satu ini memang sudah tidak diragukan. Mungkin dia sudah tahu kultur sepak bola Indonesia jadi tidak perlu adaptasi,” kata Djadjang Nurdjaman setelah selesai latihan.

Dzhalilov sebenarnya sudah berlatih bersama Persebaya sejak Rabu (6/2/2019). Tetapi, dalam dua hari pertamanya, pemain yang musim lalu memperkuat Sriwijaya FC itu berlatih secara terpisah dari timnya.

Dan setelah mendapat kesempatan itu, Dzhalilov pun ingin sekali menunjukkan semua kemampuan yang dimilikinya. Dengan kualitasnya sebagai sosok yang dulu pernah meraih gelar pemain terbaik di Piala AFC 2017 benar-benar dibuktikan.

Beberapa kali dia mampu bekerja sama dengan rapi bersama pemain sayap Persebaya yaitu Irfan Jaya. Dari aksinya itu membuat intensitas serangan di lini depan meningkat dan selalu melakukan gempuran ke pertahanan lawan.

Padahal, pemain dengan usia 28 tahun itu sempat mengeluhkan terkait cuaca yang panas di Surabaya atau Sidoarjo. Dalam tiga hari terakhir ini, memang suhu di dua kota/kabupaten itu mencapai 33 derajat celcius pada pagi hari mulai pukul 08.00 WIB.

“Makanya, saya juga heran melihat semangatnya di latihan ini. Dia sempat mengeluh pada saya cuaca di sini sangat panas. Ternyata, dia tetap membuktikan kemampuannya dan bisa beradaptasi dengan cepat di Persebaya Surabaya,” imbuh Djadjang Nurdjaman.