madura-united-memilih-greg-nwokolo-jadi-kapten

Madura United memilih Greg Nwokolo jadi kapten

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Madura United memilih Greg Nwokolo jadi kapten

Klub Madura United telah secara resmi memilih striker Greg Nwokolo sebagai kapten baru di tim tersebut untuk menjalani kompetisi Liga 1 musim 2019, pada Rabu (30/1/2019).

Striker yang kini berusia 33 tahun itu dipastikan memakai ban kapten di lengannya pada saat nanti tampil menghadapi Cilegon United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Selasa (29/1/2019). Greg adalah sosok pemain senior di Madura United, dan juga ia sudah bergabung sejak 2017 lalu.

“Tentu pengalaman luar biasa karena Madura United adalah tim besar dan ada banyak pemain di sini. Semua pemain akan bekerja keras bersama-sama bukan hanya saya. Semoga kami bisa melakukan yang terbaik musim ini,” kata Greg.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Greg diberikan tanggung jawab sebagai kapten di tim yang dibelanya. Dia dahulu juga pernah mendapatkan tanggung jawab tersebut pada saat memperkuat Arema Cronus pada ISL 2013 yang saat itu diasuh oleh pelatih Rahmad Darmawan.

Pemain dengan postur badan 175 cm itu juga pernah menjadi kapten saat berseragam Persebaya Surabaya yang kini menjadi Bhayangkara FC di ISL 2014. Lagi-lagi, di saat itu Greg juga bekerja sama dengan pelatih Rahmad Darmawan.

“Ini bukan pengalaman pertama saya, karena sebelumnya di Arema dan Persebaya juga pernah (jadi kapten). Jadi, ini bukan hal baru. Tapi, kami semua di tim punya tanggung yang sama di lapangan. Bagi saya, semua pemain pemimpin, dan tidak ada yang lebih istimewa,” ucap pemain berdarah Nigeria itu.

Di laga debut sebagai kapten tim, Greg memang beberapa kali mendapatkan peluang emas tetapi harus gagal yang berbuah gol. Di babak pertama hampir semua pemain telah berusaha untuk membobol gawang tamu dan gagal, ya meskipun hasilnya Madura United berhasil menang dengan skor akhir 2-0.

“Mungkin kami ini masih awal dan Madura United banyak pemain baru. Chemistry kami belum terbangun. Tapi, kami berjuang keras di babak kedua. Semoga ke depan setiap peluang yang kami bikin bisa jadi gol,” ujar Greg.