liverpool-menang-kedudukan-kala-vs-manchester-city

Liverpool Menang Kedudukan Kala vs Manchester City

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Inggris
  4. Liverpool Menang Kedudukan Kala vs Manchester City

Liverpool yang berada pada posisi oke ketika jalani kompetisi kontra Manchester City. Namun, kekalahan dipastikan dapat membuat ‘Si Merah’ kehilangan jalannya pada sisa musim. Apakah benar?

Liverpool yang lakoni kompetisi tandang ke Etihad Stadium, pada hari Jumat (4/1/2019) pada posisi di atas angin. Tim Merseyside yang saat ini kokoh berada di posisi puncak klasemen dengan mengantongi sebanyak 54 poin, berhasil meraih keunggulan sebanyak enam poin dari Tottenham Hotspur yang berada di peringkat kedua dan selisih tujuh poin dari Manchester City di posisi ketiga.

Tim didikan dari pelatih Juergen Klopp ini juga belum mengalami kekalahan semenjak dari awal musim. Dari 20 kompetisi yang telah dilakoni, Liverpool meraih sebanyak 17 kemenangan dan tiga kali seri.

Sedangkan, Manchester City yang ialah peraih juara bertahan, sekarang ini telah mengalami tiga kekalahan. Jumlah kekalahan ini telah melampaui total kekalahan mereka pada musim kemarin (2) ketika sebagai peraih juara pada akhir musim.

Manchester City akan mencoba menghentikan Liverpool dari lajunya sekarang ini dan juga sekaligus menguji mentalitas tim lawan. Akan tetapi, pemain bek Liverpool Dejan Lovren yakin jika hasil buruk di Etihad tidak bakal merubah apapun.

Liverpool yang menyontoh terhadap Manchester City pada musim kemarin. walau mengalami kekalahan pertama dari Liverpool di medio Januari, Manchester City tetap melaju ke jalur juara.

“Pada musim kemarin, saya rasa mereka juga mengatakannya, pada saat Manchester City bertanding ke Anfield. Mereka mengatakan jika kami menang dan mereka kalah, hal itu bakal merubah sesuatu di pertandingan,” papar Lovren.

“Saya tidak melihatnya sampai akhirnya, jika Manchester City mengalami perubahan apapun. Mereka yang tetap menjaga jalannya permainan mereka, mereka yang tetap menjaga cara bermain.”

“Maka kami bakal melakukan hal yang serupa. Kompetisi ini tidak akan merubah apapun. Kompetisi yang oke, maupun yang buruk, filosofinya bakal sama saja,” tandasnya.