kondisi-buruk-tunda-latihan-arema

Kondisi buruk tunda latihan Arema

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Kondisi buruk tunda latihan Arema

Program latihan yang dilakukan oleh Arema pada Senin (14/1/2019) mendapat sedikit kendala. Latihan yang harusnya dimulai jam 14.30 WIB, diharuskan mundur waktu setengah jam yang diakibatkan hujan angin mengguyur Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada saat pemain telah masuk ke lapangan.

Pelatih Arema yaitu Milomir Seslija, langsung memberi instruki para pemainnya untuk menepi dahulu dikarenakan dia tidak ingin kondisi pemainnya drop jika berlatih dalam kondisi hujan deras. Dan juga fisik dari para pemain belum prima mengingat latihan baru dimulai Kamis (10/1/2019).

“Kami tunggu hujan reda dulu. Tapi, tidak ada masalah. Setelah itu, latihan tetap berjalan dan pemain harus hati-hati agar tidak cedera,” kata pelatih yang berasal dari Bosnia tersebut.

Hanya, saat latihan dimulai lapangan menjadi lebih berat karena becek. Kondisi lapangan mengelupas karena digunakan setelah hujan berhenti. Biasanya, saat hujan deras Milo mengganti program latihan yang berada di lapangan dengan latihan indoor di dalam aula stadion.

Tetapi, dia berpikir masih ada cukup waktu untuk menunggu hujan reda sehingga mereka tetap menggunakan rencana semula dengan latihan fisik di lapangan.

Rencananya besok, pada Selasa (15/1/2019), Arema ingin mengganti tempat latihan ke lapangan lain mengingat Stadion Kanjuruhan akan digunakan untuk laga melawan Persita Tengerang di babak 32 besar Piala Indonesia pada 26 Januari 2019.

Kemungkinan Arema akan berlatih di lapangan futsal pada Selasa pagi hari. Dan untuk waktu sorenya, di lapangan Dirgantara, Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

Di saat latihan ini, skuat Arema semakin lengkap pemainnya. Trio pemain asal Maluku, yakni Ricky Ohorella, Ridwan Tawainella, dan Alfin Tuasalamony telah bergabung. Begitu juga dengan bek yang berasal dari Brasil yaitu Arthur Cunha da Rocha.

Striker Dalmiansyah Matutu yang dicoret namanya dari seleksi Timnas Indonesia U-22 juga sudah kembali dengan ikut latihan. Yang tersisa hanyalah tiga pemain yang bertahan di TC Timnas Indonesia U-22 dan gelandang yang berasal dari Mali yaitu Makan Konate.

“Tidak masalah, kami tetap jalankan latihan sambil memperbaiki kondisi pemain. Masih cukup waktu untuk persiapan Piala Indonesia,” imbuh Milo.