klarifikasi-psis-tentang-kabar-yoyok-sukawi-mundur

Klarifikasi PSIS tentang kabar Yoyok Sukawi mundur

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Klarifikasi PSIS tentang kabar Yoyok Sukawi mundur

PSIS Semarang sebelumnya sempat dilanda dengan rumor terkait pengunduran diri Yoyok Sukawi dari posisinya yang sebagai CEO klub tersebut. Tetapi dari kabar tersebut saat ini telah diluruskan oleh manajemen klub dengan julukan Mahesa Jenar itu, melalui Komisaris PT Mahesa Jenar Semarang yaitu Sukawi Sutarip.

Yoyok Sukawi yang juga putra dari Sukawi Sutarip, masih menjabat sebagai CEO PSIS, melalui keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada 25 Desember lalu. Jajaran komisaris di PSIS juga tak ingin sang CEO mengundurkan diri dari jabatannya.

Yoyok kini dikabarkan dengan berniat untuk mundur dari jabatannya karena ia ingin fokus di PSSI. Pria yang mempunyai nama asli AS Sukawijaya ini juga memiliki jabatan sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Manajemen PSIS pun tidak rela jika kehilangan Yoyok di kepengurusan PSIS. Pasalnya, Yoyok dianggap sebagai sosok yang paling tepat untuk memimpin PSIS. Jabatan lainnya yaitu di PSSI juga dinilai tak menjadi persoalan.

“Jadi kemarin itu dia minta pertimbangan saya sebagai komisaris ingin mundur, namun langsung saya tolak. Karena dia sudah memberikan dukungan maksimal kepada tim ini,” kata Sukawi Sutarip, pada Rabu (23/1/2019) siang.

“Yoyok sudah terbukti bisa membagi waktu dengan baik ketika di PSIS dan juga tugasnya sebagai Exco. Dia sering bolak-balik dari Jakarta maupun Semarang demi tugas,” imbuh mantan dari Walikota Semarang ini.

Kemudian terdapat alasan lain adalah tidak adanya larangan yang mengatur rangkap jabatan bersamaan di klub dan juga di kepengurusan PSSI. Yoyok juga dinilai sebagai sosok yang dibutuhkan oleh PSIS, terutama dalam hal memberikan motivasi kepada seluruh pemain, bahkan hingga sosoknya itu berada di tingkat para suporter.

“Butuh niat baik, keseriusan untuk mengurus sepak bola. Artinya betul-betul mementingkan sepak bola di atas pribadi. Itu semua dimiliki dan dilakukan oleh Yoyok,” tandas Sukawi.