jaimerson-xavier-tidak-bisa-bela-persija-dan-kembali-ke-madura-united

Jaimerson Xavier tidak bisa bela Persija dan kembali ke Madura United

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Jaimerson Xavier tidak bisa bela Persija dan kembali ke Madura United

Jaimerson Xavier tidak bisa memperkuat Persija Jakarta untuk tampil dengan melawan wakil dari Australia yaitu Newcastle Jets. Pemain yang berstatus pinjaman dari klub Madura United itu tidak dibawa saat laga tandang kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019 pada 12 Februari.

Jaimerson telah memutuskan untuk kembali ke klub asalnya yaitu Madura United. Bek yang berasal dari Brasil tersebut diproyeksikan untuk dimainkan pada saat tim berjuluk Laskar Sape Kerap itu menghadapi laga uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 di Stadion Gelora Bangkalan, pada Selasa (12/2/2019).

“Jaimerson malam ini sudah sampai Surabaya. Katanya memang ada kesulitan administrasi. Mudah-mudahan ini bukan sesuatu yang luar biasa, menurut saya ini hal yang biasa dan kebetulan,” kata Haruna Soemitro yang merupakan Manajer Madura United, pada Sabtu (9/2/2019).

Pemain dengan usia 29 tahun itu ternyata mengalami masalah pada pengurusan kartu izin tinggal terbatas (kitas). Itu yang membuatnya tidak bisa masuk ke negeri kangguru itu untuk bergabung bersama Bambang Pamungkas dkk.

Sebelumnya, Jaimerson juga gagal bertanding bersama dengan Persija di kualifikasi pertama Liga Champions Asia. Dia sebelumnya sudah ikut dengan tim Macan Kemayoran ke Singapura untuk berjumpa dengan Home United pada 5 Februari.

“Kalau itu (laga Persija kontrak Home United), dia tidak bisa main karena akumulasi kartu. Sekarang faktanya Jaimerson tidak bisa ke Australia karena ada hambatan Kitas. Sedangkan persyaratan pemain asing harus punya Kitas. Kendalanya di situ,” imbuh Haruna.

Tetapi, jika Persija Jakarta mampu menembus hingga babak play-off Liga Champions Asia, peluang besar untuk Jaimerson bisa dimainkan pada laga tersebut. Di laga tersebut, klub asal ibu kota itu akan berjumpa dengan wakil Jepang yaitu Kashima Antlers, yang pada musim lalu menjuarai kompetisi tertinggi antarklub Asia itu.