dukungan-dari-pesepak-bola-diy-untuk-krisna-adi-darma

Dukungan dari pesepak bola DIY untuk Krisna Adi Darma

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Dukungan dari pesepak bola DIY untuk Krisna Adi Darma

Mantan striker PS Mojokerto Putra yaitu Krisna Adi Darma, hingga saat ini tubuhnya masih tergolek di rumah sakit akibat kecelakaan yang terjadi menimpa dirinya. Dari kondisi itulah yang membuat para pemain sepak bola DIY turun tangan untuk memberikan dukungan.

Krisna Adi dekat dengan para pemain sepak bola DIY karena dulu dia pernah membela PSIM Yogyakarta bersama sang kakak yaitu Johan Arga.

Deretan pemain sepak bola asal Kota Gudeg, yakni Ony Kurniawan, Tito Rama, Ivan Febrianto, Agung Santoso, Edo Pratama, Eko ‘Kancil’ Budi Santoso, Dimas Priambodo, Topas Pamungkas, Rifky, Sunni, Tony Yuliandri, Yoga Pratama, Hendika Arga, dan beberapa mantan pemain dari PSIM lainnya, memberi dukungan kepada Krisna melalui pertandingan amal yang digelar.

Pemain baik dari klub Liga 1 maupun Liga 2 juga mengikuti acara tersebut. Mulai pemain PSS Ilham Irhaz, Wahyu Sukarta, dan Zamzani, lalu Slamet Nurcahyo (Madura United), Antoni Putro (PSMS), Martinus Novianto (Bali United), dan pemain Kalteng Putra, Ugiek Sugianto. Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 yaitu Nova Arianto juga ikut hadir dalam acara ini.

“Laga amal kemarin sebagai silaturahmi, kumpul sama teman-teman pemain sembari berbagi rezeki dan juga memberi dukungan untuk Krisna Adi agar lekas pulih dan bisa beraktivitas kembali. Kami semua mendoakan yang terbaik,” beber kata Taufik.

Selain itu, acara yang digalang bersama rekan-rekannya sebagai bentuk keprihatinan atas sanksi yang harus diterima Krisna Adi. Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi dengan hukuman seumur hidup untuk Krisna setelah dianggap terbukti melakukan praktik pengaturan skor pada saat membela Mojokerto Putra di Liga 2 2018.

Bukti dari match-fixing yang dilakukan Krisna Adi dan Mojokerto Putra adalah saat menjalani babak delapan besar Liga 2 dengan melawan tuan rumah saat itu Aceh United pada 19 November. Krisna Adi dianggap dengan sengaja tidak mau mencetak gol saat mengambil eksekusi penalti ke gawang Aceh United.

“Penting sekali dukungan moril untuk dia (Krisna) dan saya mewakili keluarga menyampaikan terimakasih. Saya sangat berterimakasih atas kepedulian dari teman-teman,” imbuh kakak Krisna Adi yaitu Johan Arga.