djanur-sulit-mengatur-agenda-pramusim-persebaya

Djanur sulit mengatur agenda pramusim Persebaya

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Djanur sulit mengatur agenda pramusim Persebaya

Tidak adanya kejelasan terkait jadwal kompetisi Liga 1 musim 2019 ini telah membuat pelatih Persebaya yaitu Djadjang Nurdjaman, merasa kebingungan. Kabarnya, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu akan dimulai pada bulan April atau Mei 2019.

Dan belum lagi, Piala Indonesia 2018 juga masih belum benar-benar selesai dan masih akan menjalani di babak 32 besar pada pekan depan. Menurut kepala pelatih Persebaya yang biasa dipanggil dengan sebutan Djanur itu, hal tersebut akan menyulitkan para pelatih dengan menyusun agenda tim masing-masing.

“Saya merasa kesulitan. Seharusnya sudah persiapan pramusim, tapi karena ada Piala Indonesia, kami harus memikirkannya juga. Agak sulit buat kami menata agenda tim ke depan seperti apa,” kata pelatih asal Jawa Barat itu.

Di akhir Januari ini, Persebaya telah dipastikan bermain di babak 32 besar Piala Indonesia 2018. Dengan format laga kandang dan tandang, tim dengan julukan Bajul Ijo itu akan menghadapi klub di kasta ketiga yaitu Persinga Ngawi, pada tanggal 22 dan 30 Januari 2019 nanti.

Apabila berhasil lolos hingga ke babak 16 besar, tentu saja Persebaya akan kembali lagi disibukkan dengan turnamen itu. Tetapi, jadwal untuk berikutnya juga masih belum pasti dengan rancangan babak final yang akan berlangsung di akhir Maret 2019.

Di sisi lain, Djanur akan tetap berupaya agar tim yang diasuhnya itu bisa melangkah jauh di Piala Indonesia. Dengan lawan yang berkompetisi di level bawahnya, tentu itu bukanlah menjadi halangan. Kans Persebaya untuk menembus babak 16 besar juga terbuka lebar.

“Kami akan mencoba supaya mendapatkan dua-duanya, pramusim dan Piala Indonesia. Target saya kalau bisa kami melangkah lebih jauh, kenapa tidak? Kebetulan Persebaya melawan Persinga. Statusnya Liga 3, tapi kami juga tidak akan meremehkan lawan,” ucapnya.