djanur-ingin-merekrut-pemain-terbaik-piala-afc-2017

Djanur ingin merekrut pemain terbaik Piala AFC 2017

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Djanur ingin merekrut pemain terbaik Piala AFC 2017

Misteri pemain Asia yang saat ini sedang didekati oleh Persebaya mulai diketahui siapa pemain tersebut. Beberapa kali, pelatih Persebaya yaitu Djadjang Nurdjaman, menyebutkan jika pemain Asia itu targetnya berasal dari Asia. Dan kini, dia membuka opsi pemain itu dari negara lain.

Rumor yang beradar bahwa Persebaya ingin merekrut pemain dari Timnas Tajikistan yaitu Manuchekhr Dzhalilov. Pemain yang berposisi sebagai gelandang yang berusia 28 tahun itu sesuai dengan ciri-ciri pemain Asia dalam targetnya Persebaya. Pada musim lalu, Dzhalilov sudah berkarier di Indonesia dengan bergabung bersama Sriwijaya FC.

“Dia pernah main di Indonesia, posisinya gelandang. Dilihat saja besok (Rabu), mungkin akan datangan ke lapangan. Mudah-mudahan. Biar jadi kejutan apakah dia berasal dari Asia Barat atau Australia,” kata Djadjang Nurdjaman kepada awak media, pada Selasa (5/2/2019).

Sosok gelandang dulunya pernah merumput di Indonesia itu telah sesuai dengan data infomasi dari Dzalilov. Demikian juga dengan disebutkan sebagai pemain dari Asia Barat. Walau sebenarnya, Tajikistan masuk dikawasan Asia Tengah, kemungkinan yang dimaksud Djadjang Nurdjaman merupakan Dzalilov.

Secara terpisah, Manajer Persebaya yaitu Candra Wahyudi, juga tidak ingin memastikan jika Dzalilov adalah pemain yang dimaksud oleh Djanur. “Pokoknya pemain asing Asia. Ditunggu saja. Yang jelas sudah datang satu pemain lagi. Mungkin besok sudah ikut latihan,” ucapnya.

Dzhalilov mempunyai catatan yang cukup bagus selama bergabung di Sriwijaya FC. Dia telah mencatatkan 30 penampilan dan juga menyumbang 7 gol di Liga 1 musim 2018. Catatannya lebih impresif pada saat dia memperkuat Istiklol yang merupakan klub asal Negaranya.

Istiklol adalah klub raksasa di Tajikistan yang sudah menjuarai 7 edisi liga domestik. Tiga edisi di antaranya dimusim 2015, 2016, dan 2017, berhasil disabet saat Dzhalilov masih bergabung menjadi pemain.

Pada musim 2017, klub yang berdiri pada 2007 itu berhasil mencapai partai puncak di Piala AFC. Sayangnya, mereka menerima kenyataan pahit dengan kalah 0-1 dari wakil Iraq yaitu Al Quwa Al Jawiya. Nama Dzhalilov pun kemudian keluar sebagai pemain terbaik di turnamen kasta kedua antarklub Asia tersebut.