dalmiansyah-matutu-tinggalkan-arema

Dalmiansyah Matutu tinggalkan Arema

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Dalmiansyah Matutu tinggalkan Arema

Jelang berjalannya ajang Piala Presiden 2019, Arema kini harus kehilangan satu pemainnya, yakni penyerang muda yaitu Dalmiansyah Matutu. Pemain yang kini berusia 21 tahun itu telah pamit kepada manajemen tim pada Selasa (26/2/2019) pagi.

Faktor minimnya kesempatan menjadi alasan utama dari Dalmiansyah hengkang dengan hijrah ke klub yang lain. Pada musim lalu dia hanya diturunkan dalam sekali pertandingan di Piala Indonesia.

“Saya sudah bertemu dengan manajemen untuk pamit karena ingin lebih berkembang dulu. Kalau nanti sudah dapat banyak pengalaman dan ada kesempatan kembali, pasti akan saya lakukan karena saya sudah betah di Malang,” tutur Dalmiansyah.

Di musim 2019 ini sebenarnya pemain asli Lampung tersebut mempunyai peluang dengan melambung tinggi namanya. Bermula dari panggilan Timnas Indonesia U-22 sebagai persiapan Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.

Walau hanya satu pecan saja di TC Timnas Indonesia U-22, itu bisa menjadi pertanda dia memang mempunyai potensi dalam dirinya. Tetapi, setelah kembali ke Arema, dia tak kunjung untuk diberi kesempatan dalam bermain kelapangan.

Dia hanya bermain dalam uji coba melawan tim local yaitu Tanobel, sebagai bek kanan. Dia rela berubah dari striker menjadi bek dan gelandang hanya demi kesempatan bermain. Hal itu sudah dilakukannya sejak musim lalu.

“Saya berterima kasih kepada Arema. Dua tahun ini saya dapat pelajaran dari pelatih dan senior di tim, terutama dari segi mental,” ujarnya.

Setelah pamit dari Arema, dia masih merahasiakan klub barunya. Namun, ada indikasi sudah ada tim baru yang meminta jasanya untuk bergabung. “Mungkin lusa saya pulang dulu ke Lampung. Setelah itu baru latihan dengan tim baru,” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, pelatih Arema yaitu Milomir Seslija, sempat berkomentar tentang potensi di dalam diri Dalmiansyah, terutama setelah tim pelatih Timnas Indonesia U-22 memanggilnya.

Tetapi, dia masih berusaha mencari posisi yang pas karena di lini depan Arema terdapat sejumlah nama yang lebih senior, seperti Robert Lima, Dedik Setiawan, Rivaldi Bawuo, Sunarto, dan yang lainnya. Begitu juga dengan posisi gelandang dan bek sayap.