craig-burley-kritik-taktik-diego-simeone

Craig Burley Kritik Taktik Diego Simeone

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Champion
  4. Craig Burley Kritik Taktik Diego Simeone

Taktik yang dijalankan oleh Diego Simeone pada saat membawa Atletico Madrid pada pertandingan kontra Juventus dikritik habis-habisan oleh Craig Burley. Eks pemain Chelsea itu yakin jika Los Rojiblancos harusnya bisa tampil lebih baik lagi.

Atletico Madrid menjalani laga kandang ke markas Juventus untuk menjalani laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Di waktu itu, posisi mereka lebih unggul lantaran torehan kemenangan 2-0 dalam pertemuan pertama.

Los Rojiblancos hanya memerlukan hasil seri supaya dapat lolos, dan Simeone juga terapkan taktik bertahan. Tetapi para pemain Atletico tidak berhasil membendung serangan dari Juventus dan harus terima dibombardir tiga gol ari Cristiano Ronaldo seorang.

Atletico Madrid tak hanya kalah dengan skor yang memalukan, mereka juga pasti harus keluar dari ajang Liga Champions musim ini. Oleh karenanya Diego Simeone juga jadi sasaran kritik dikarenakan mengusung formasi bertahan.

“Saya mengetahui hal tersebut memang sudah berikan sederet kesuksesan untuk mereka, Atletico Madrid dan gaya bermain di bawah pelatihnya tersebut,” papar Craig Burley.

“namun anda bisa melihat pemain yang mereka punya, dan mereka jauh lebih baik dari ini. Mereka memiliki pemain yang dapat bermain lebih luas,” sambungnya.

Permainan yang bertahan tersebut dianggap dirinya menjadi sebuah ‘undangan’ untuk Juventus untuk membobol gol. Dan dengan permainan bertahan tersebut, Los Rojiblancos sepertinya hanya tinggal tunggu waktu untuk menerima kekalahan.

“Sepertinya mereka sudah melakukan perubahan gaya. Dan sesudahnya mereka mengundang tekanan dan pastinya hanya tinggal tunggu waktu saja. Dan jika mereka sukses manfaatkan kesempatan, cukup jelas mereka dapat menjalankannya,” tuntas Craig Burley.

Sekarang ini, Atletico Madrid hanya tersisa laga-laga La Liga sampai dengan akhir musim yang akan datang. Kesempatan juara Antoine Griezmann dan kolega dalam kompetisi itu juga tipis, lantaran mereka sekarang ini tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Barcelona.