cerita-keberhasilan-mitra-kukar-imbang-melawan-perseru

Cerita keberhasilan Mitra Kukar imbang melawan Perseru

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Cerita keberhasilan Mitra Kukar imbang melawan Perseru

Mayoritas klub yang berpatisipasi hingga babak 32 Besar Piala Indonesia tidak memiliki persiapan yang ideal. Termasuk juga klub Mitra Kukar pada saat menjalani laga tandang ke kandang Perseru di Stadion Marora, Serui, pada Minggu (27/1/2019).

Bahkan, pelatih Mitra Kukar yaitu Sukardi, hanya bisa membekali para pemain dari tim berjuluk Naga Mekes itu dengan program latihan mandiri yang dilakukan di saat masa libur panjang pemain.

“Tak ada persiapan khusus sebelum berangkat ke Serui. Saya hanya memberi program yang dilakukan secara mandiri oleh pemain di rumah masing-masing. Saya cuma minta pemain menjaga kebugaran fisik,” kata Sukardi.

Yang menarik, skuat dari Naga Mekes ini berkumpul di Makasar sehari sebelum bertolak ke Serui. “Pemain yang kami bawa ke Serui ini terbang dari daerah masing-masing dan berkumpul di Makasar. Selama di Makasar juga tak ada latihan. Setelah pemain komplet, kami baru berangkat ke Serui,” ungkap Sukardi.

Praktis saja, Sukardi hanya memberikan instruksi sebelum para pemain masuk ke lapangan. “Di ruang ganti, saya sekadar menginstruksikan agar gawang kami tak kebobolan. Caranya, semua lini harus membantu pertahanan saat diserang. Hasilnya, kami bisa main imbang tanpa gol. Ini modal berharga untuk leg kedua di Tenggarong nanti,” tutur pelatih yang setia bersama Mitra Kukar ini.

Mitra Kukar saat jalannya pertandingan hanya mengandalkan serangan balik. Mereka hanya punya dua peluang emas yang didapat Andre Agustiar dan Rifan Nahumarury.

“Kami memang paksakan hasil imbang. Tapi, kami punya dua peluang. Saya tak siapkan tim dengan latihan karena sebagian besar materi kami pemain di Liga 1 2018. Jadi, mereka sudah pengalaman,” ucap Sukardi.