bukti-abdul-rohim-kepada-persebaya-saat-menepis-pinalti-tira-persikabo

Bukti Abdul Rohim kepada Persebaya saat menepis pinalti Tira Persikabo

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Bukti Abdul Rohim kepada Persebaya saat menepis pinalti Tira Persikabo

Duel antara Tira Persikabo vs Persebaya Surabaya yang berakhir dengan hasil imbang tanpa terciptanya gol masih menyisakan cerita. Tanpa adanya gol yang tercipta, Abdul Rohim layak menjadi pemain terbaik di pertandingan terakhir Grup A Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung (12/3/2019) itu.

Kiper Persebaya itu melakukan penyelamatan yang gemilang. Dia mampu menghadang penalty dari Loris Arnaud dengan tangan kirinya di menit ke-69.

Di momen itu, Tira Persikabo berpeluang unggul dan meraih kemenangan. Tetapi sayang, penampilan apik dari Rohim membuat klub yang berafiliasi dengan TNI itu harus gagal meraih tiga poin. Rohim pun memberitahukan kunci keberhasilannya.

“Di penalti itu, intinya fokus dan tetap yakin dengan feeling dalam membuat keputusan. Saya harus benar dengan prediksi arah bola dari penendang. Penendang juga tahu mana kiper yang ragu dan siap,” kata Rohim.

“Saya tidak punya referensi penalti Loris. Saya tidak tahu ke mana dia akan menendang. Tapi, begitu melihat dia siap-siap, saya memprediksi ke arah kiri dan saya yakin dengan hal itu,” imbuh pemain asal Sumatra Utara itu.

Selama ini, Rohim dikenal sebagai sosok kiper spesialis penyelamat penalti. Dia dulu juga pernah melakukan dua kali penyelamatan di perempat final Piala Presiden 2018. Pada saat itu, Rohim masih bersama PSMS Medan dan lawan yang dihadapinya adalah Persebaya.

Yang menariknya adalah Rohim merupakan penjaga gawang dengan berstatus anggota TNI. Dia mengaku sempat terbebani karena saat menghadapi Tira Persikabo, yang memang berisikan banyak teman-temannya sesama anggota TNI.

“Beban pasti ada, karena Persebaya memiliki banyak suporter. Yang ditakutkan kalau tidak maksimal, dikira karena status saya anggota TNI dan Tira juga klub TNI. Saya bekerja di mana pun harus 100 persen dan maksimal untuk Persebaya. Saya benar-benar profesional di Persebaya,” ucap kiper yang berusia 26 tahun itu.

Keberhasilan Rohim yang melakukan penyelamatan penalti itu sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan profesionalitasnya. Dia merupakan pemain yang memiliki peran penting dalam membawa Persebaya menjadi juara Grup A Piala Presiden 2019.