bek-persib-bandung-dilupakan-arema-malang

Bek Persib Bandung dilupakan Arema Malang

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Bek Persib Bandung dilupakan Arema Malang

Bek dari Persib Bandung yaitu M. Al Amin Syukur Fisabillah, sempat dikaitkan dengan Arema. Dia mengaku jika ingin bermain di klub yang lebih dekat dengan keluarganya di Malang.

Arema pun sempat tertarik dengan pemain berusia 24 tahun itu karena dia mempunyai potensi dan layak untuk memperkuat Arema. Tetapi, saat ini Arema justru melupakan niatan untuk merekrut pemain yang biasa dipanggil dengan sebutan Sabil itu.

Alasannya, Sabil sampai saat ini masih menunggu kejelasan dari Persib mengingat kontraknya baru berakhir pada Maret 2019 nanti. Arema juga harus menunggu apakah dia diperpanjang atau tidak oleh Persib.

“Kami tidak mau jadi pilihan kedua dan harus menunggu. Jadi kami sudah melupakannya. Sekarang lini belakang juga sudah lengkap. Ada Ikhfanul Alam dan Rachmat Latief di posisi stoper,” ujar Ruddy Widodo yaitu General Manager Arema.

Arema mengakui jika sebelumnya asisten pelatih Kuncoro sempat melakukan komunikasi dengan Sabil. Tetapi, setelah ia mendengar jawaban dengan menunggu kepastian dari Persib, Arema kehilangan hasratnya untuk merekrut pemain tersebut. “Intinya, Arema tidak ingin pemain yang setengah-setengah,” tegas Ruddy.

Jika memang Sabil telah punya niatan untuk bergabung bersama Arema, dia tidak perlu lagi menunggu kepastian dari Persib apakah diperpanjang atau tidak.

Kini Arema telah memiliki 26 pemain. Mereka tidak terlalu bernafsu untuk kembali memburu pemain baru lagi karena dari sisa slot yang dimiliki, rencananya akan digunakan untuk pemain dari Akademi Arema yang dimagangkan.

“Sekarang setiap posisi sudah ada minimal dua pemain. Bahkan di sektor sayap ada yang sampai tiga pemain di satu posisi,” imbuh Ruddy.

Di musim ini Arema memang tidak terlalu glamor dalam bursa transfer. Khusus pemain lokal yang telah direkrut, mereka digunakan sebagai pelapis karena kerangka tim sudah tidak berubah dari musim lalu.

“Kami tidak ingin mengecilkan peran pemain baru. Terutama lokal. Kompetisi ini kan panjang. Jika ada pemain inti yang absen, pasti mereka dapat kesempatan dari pelatih,” pungkasnya mengakhiri pembicaraan.