arema-kembali-mencari-lapangan-latihan

Arema kembali mencari lapangan latihan

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Arema kembali mencari lapangan latihan

Lapangan untuk latihan yang memenuhi standar saat ini masih menjadi barang yang langka untuk klub Arema FC. Pada Jumat pagi (25/1/2019), Hamka Hamzah beserta kawan-kawannya harus kembali dengan menjajal lapangan yang baru untuk melakukan latihan, yakni di Lapangan Rampal, Kesatrian, Kota Malang.

Sebelumnya, sudah ada beberapa lapangan yang telah dicoba untuk venue latihan Arema, seperti Cakrawala, Universitas Negeri Malang, UMM, dan juga Pashkas Abdulrachman Saleh. Tetapi, empat lapangan tersebut belum penuhi standar untuk latihan. Ada yang ukuran lapangannya kurang panjang, rumputnya terlalu tinggi, dan permukaan tidak rata.

Pelatih Arema yaitu Milomir Seslija, mengakui jika lapangan yang telah sesuai standar untuk klub professional hingga saat ini masih susah ditemukan di Malang. Masalah ini ternyata sudah berlangsung lama.

“Hanya Stadion Kanjuruhan dan Gajayana yang punya standar. Tapi, kami tidak bisa selalu gunakan lapangan itu karena ada perawatan untuk persiapan pertandingan,” kata Milo.

Sebenarnya bukan klub Arema saja yang mengalami masalah ini. Mayoritas dari klub Liga 1 juga punya persoalan yang sama. Hanya ada beberapa klub saja yang menetap di lapangan khusus untuk latihan.

“Saya tidak terlalu mempermasalahkannya karena bukan hanya Malang saja yang seperti ini. Tinggal bagaimana menyusun program untuk penyesuaian,” lanjut mantan pelatih Madura United tersebut.

Manajemen Arema sudah berusaha dengan menggandeng rekanan. Lapangan milik kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), misalnya. Pada tahun lalu terdapat kerja sama yang dijalin. Tetapi, karena faktor ukuran dari lapangan tersebut tidak standart, Singo Edan pun berburu tempat yang lain di tahun ini.

Sempat berrencana untuk menetap di Cakrawala, Universitas Negeri Malang. Hanya saja, lapangan tersebut kondisinya tidak sebagus pada saat musim lalu.

Arema sebenarnya punya keinginan untuk memiliki lapangan latihan sendiri. Tetapi, dari hal tersebut hingga saat ini belum terwujud. Bahkan juga ada mimpi besar lainnya yang kini tidak kunjung terealisasi, yaitu mempunyai stadion sendiri.

Padahal di tahun 2015 lalu, manajemen Arema mengabarkan jika pembebasan lahan sudah berjalan lebih dari 50 persen. Hanya, lokasinya tidak disebutkan agar pemilik lahan tersebut tidak menaikkan harga dan sampai saat ini masih belum ada kelanjutan dari rencana tersebut.