alasan-indra-sjafri-melakukan-uji-coba-melawan-madura-united

Alasan Indra SJafri melakukan uji coba melawan Madura United

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. Alasan Indra SJafri melakukan uji coba melawan Madura United

Agenda Timnas Indonesia U-22 untuk melakukan laga uji coba telah mengalami perubahan. Setelah menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Minggu (10/2/2019), tim yang diasuh oleh Indra Sjafri diharuskan bergeser ke Madura.

Diawal tidak ada agenda uji coba dengan melawan tim Madura United, pada Selasa (12/2/2019). Tetapi, pelatih Timnas Indonesia U-22 yaitu Indra Sjafri, mengaku jika ia telah mengambil keputusan untuk menerima uji coba tersebut.

“Awalnya agenda uji coba selanjutnya melawan Persita Tangerang. Tapi semalam disampaikan Waketum PSSI (Iwan Budianto) jika ada tawaran uji coba dengan Madura United. Setelah mempertimbangkan beberapa aspek, diputuskan untuk menerima ujicoba pada 12 Februari tersebut,” kata Indra, pada Sabtu (9/2/2019).

Adanya perubahan uji coba ini tidak banyak mempengaruhi persiapan Timnas Indonesia U-22. Sejak awal Indra membutuhkan tiga kali uji coba sebagai simulasi terjun ke Piala AFF U-22 di Kamboja pada 18 Februari.

“Waktu fase grup harus menjalani tiga pertandingan dalam satu pekan. Bedanya dalam uji coba sekarang ada jeda istirahat yang sedikit agak lama. Kalau di Piala AFF nanti jadwal akan lebih padat,” jelas mantan pelatih dari Bali United ini.

Pada saat melawan Madura United nanti, Indra menegaskan bahwa komposisi pemain yang dibawanya telah mengerucut. Setelah pertandingan dengan menghadapi Arema, terdapat empat pemain yang akan tereliminasi.

Tapi teknis untuk memulangkan pemain tersebut sampai saat ini masih dibahas. Semua perlengkapan pemain masih ada di Jakarta. Sehingga pemain yang terdepak dari Timnas Indonesia U-22 harus lebih dulu ke Jakarta untuk mengambil semua perlengkapannya.

“Yang pasti sekarang kami akan beri kesempatan semua pemain melawan Arema. Terutama yang belum dapat kesempatan dalam uji coba sebelumnya. Jadi akan lebih fair karena sudah melihat kemampuan pemain sebelum mengambil keputusan siapa saja pemain yang dilepas,” imbuhnya.

Jika melihat komposisi skuat dari Timnas Indonesia U-22, banyak pemain yang menumpuk di lini tengah. Sedangkan di lini depan dan juga lini belakang, stok pemainnya tidak terlalu banyak. Posisi kiper juga masih gemuk dengan empat pemain.