3-pemain-pss-dipuji-mantan-pelatih

3 pemain PSS dipuji mantan pelatih

  1. Homepage
  2. Berita
  3. Liga Indonesia
  4. 3 pemain PSS dipuji mantan pelatih

Pelatih PS Mojokerto yaitu Putra Jamal Yastro, memberikan ucapan selamat untuk tiga mantan pemainnya yang tampil secara memukau bersama dengan PSS Sleman pada saat menyingkirkan Barito Putra di Piala Indonesia 2018. Ketiga pemain itu adalah Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, dan juga Derry Rachman.

Mereka berhasil mengantarkan tim dengan julukan Super Elang Jawa itu ke 16 Besar Piala Indonesia setelah mampu menahan Barito Putera dengan skor akhir 3-3 pada leg kedua di Stadion Maguwoharjo Sleman, pada Kamis (31/1/2019). PSS pun berhasil dengan keunggulan agregat 5-4.

Haris Tuharea membuat satu assist dan juga satu gol dengan melakukan eksekusi di kotak penalti. Dia menjadi pemain yang berbahaya di sisi kiri PSS Sleman setelah posisi tersebut ditinggalkan oleh Rifal Lastori yang harus kembali ke Borneo FC.

Bahkan, pelatih Barito Putera yaitu Jaksen F. Tiago, mengakui jika serangan PSS dari sayap kiri menjadi ancaman membahayakan untuk pertahanan timnya. Begitu pula Ricky Kambuaya dengan suksesnya memegang peran sebagai motor serangan PSS saat laga tersebut. Pemain asal Papua itu juga berpartisipasi menyumbang satu gol dengan memanfaatkan umpan silang dari Derry Rachman, yang juga koleganya di Mojokerto Putra.

Derry Rachman yang beroperasi di pos bek kiri sukses menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Aditya Putra Dewa.

“Saya ucapkan selamat kepada mereka. Secara kualitas, ketiga pemain ini memang pantas bermain di level tertinggi sepak bola Indonesia. Mereka masih muda dan punya talenta bagus. Satu pemain berbakat lain Mojokerto Putra, Pingky Pasamba juga diambil Borneo FC,” kata Jamal Yastro.

Jamal mengklaim jika kepindahan para pilar Laskar Gajahmada, termasuk tiga pemain ke PSS Sleman, sebagai bukti bahwa prestasi Mojokerto Putra bisa menembus babak 8 Besar di Liga 2 musim lalu bukanlah sebuah kebetulan semata.

“Kami membina pemain muda ini di Mojokerto Putra selama tiga musim. Mereka cepat berkembang, karena kami beri kesempatan main cukup banyak. Prestasi kami di Liga 2 lalu bukan kebetulan. Karena tim ini juga punya pemain senior pengalaman, seperti Djayusman Triasdi,” jelasnya.